Mestinon, Charger bagi MGers

Myasthenia Gravis adalah sebuah penyakit autoimmune yang menyebabkan kelemahan otot. Ibarat smartphone, di tengah hari sudah minta di charge baterainya, demikian juga tubuh seorang MGers. Charger bagi MGers adalah mestinon, dan seorang yang terdiagnosa MG akan membutuhkan Mestinon untuk dapat beraktivitas sehari-hari. Charger atau power bank akan selalu ada di tas anda untuk menjaga agar smartphone tetap menyala, kalau bagi MGers, itu adalah mestinon.

Mestinon berfungsi sebagai obat anticholinestrase. Secara umum, fungsinya adalah menjaga agar jembatan penghubung impuls dari otak ke otot tidak dirusak. Sehingga MGers tidak akan “cepat” merasa lemas.

Kebutuhan dosis mestinon setiap MGers berbeda-beda, sangat tergantung dari kondisi MGers. Penting untuk memahami kebutuhan tubuh akan mestinon. Selalu konsultasi dengan dokter tentang dosis yang diminum, dan bagaimana rasanya ke tubuh. Penting untuk mencatat kapan minum mestinon dan apa yang dirasakan. Kekurangan dosis bisa menyebabkan lemas, TETAPI, kebanyakan dosis/overdosis juga bisa menyebabkan lemas.

MGers harus cerdas dalam mengelola MGnya. Catat dan catat apa yang dirasa, kapan minum mestinon (dan obat lain jika ada), dan apa saja  yang telah dilakukan, dan bagaimana lemas muncul. Hal ini terutama perlu dilakukan oleh MGers yang baru terdiagnosa, untuk membantu MGers dalam memahami dan bersahabat dengan MG.

MG termasuk penyakit kronis, sehingga akan membutuhkan mestionon dalam jangka panjang. Mestinon bukan obat, jadi bagi teman-teman MGers yang selama ini “anti obat”, jangan musuhi mestinon. Power bank atau charger ponsel pintar kamu aja selalu kamu bawa, masa mestinon di jauhkan 😉

MGer’s charging pill

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*