{Jawa Tengah} Kunjungan YMGI terhadap tiga pasien MG di RS. Kariadi ; Rudo Utomo, Yuliana Rizki, dan Imam Safii

Pada 15 Agustus 2017, Koordinator Wilayah Jawa Tengah dari YMGI ; Bapak Trijoko Setiono melakukan kunjungan terhadap tiga pasien yang sedang dirawat di RS Kariadi, Semarang. Ketiganya dirawat oleh Dr. dr. Retnaningsih, Sp.S (K) KIC .Berikut cerita dan gabar dari kunjungan Bapak Trijoko tersebut.

Rudi Utomo

Ini merupakan keempat kalinya Rudo Utomo dirawat semenjak pertama kali didiagnosa beberapa tahun lalu. Kali ini, alasan calon dokter muda ini adalah adanya keluhan susah menelan dan bicara pun cenderung pelo. Adapun penyebab dari memburuknya gejala Myasthenia Gravis yang dialami Rudo diakibatkan kelelahan dalam menjalani aktivitasnya dalam menyelesaikan pendidikan kedokteran. Rudo hanya butuh satu stase lagi untuk mendapatkan gelar dokter muda nya. Proses plasmapheresis untuk Rudo direncakan akan dijalankan besok tanggal 17 Agustus.

Bapak Trijoko Setiono dengan Rudo Utomo (dok)

 

Yuliana Rizki

Mahasiswi semester lima jurusan manajemen di UDINUS ini baru terdiagnosa Myasthenia Gravis pada bulan Mei tahun ini. Semenjak itu, gadis berusia dua puluh tahun ini sudah empat kali harus bemalam di Rumah Sakit. Diawali dengan gagal nafas bulan Mei dan dirawat selama satu bulan, Yuliana harus kembali dirawat pada bulan Juni untuk beberapa waktu. Bulan Juli pun tak luput, hingga akhirnya tanggal 1 Agustus kemarin, Yuliana kembali harus menjalani perawatan rawat inap. Adapun gejala Myasthenia Gravis yang sering dialami oleh Yuliana Rizki adalah kesulitan bernapas. Cenderung merupakan pasien Myasthenia Gravis yang masih baru membuat Yuliana Rizki sering kali panik jika gejala Myasthenia Gravis nya muncul.

Bapak Trijoko Setiono dengan Yuliana Rizki (dok)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Imam Safii

Pemuda berusia dua puluh lima tahun ini sudah mengalami tiga kali gagal nafas dalam satu semester terakhir ini. DImulai dari bulan Desember, Maret, kemudian Agustus ini Imam mengeluh kesulitan dalam bernafas. Sesak nafas ini mengakibatkan Imam harus dibantu oleh mesin ventilator beberapa waktu.  Sangat disayangkan, seharusnya Imam sudah meminang calon istri pujaan hatinya pada tanggal 12 Agustus 2017 lalu. Keadaan Imam yang masih harus dibantu ventilator membuat niat baik dan memulai rumah tangga harus ditunda terlebih dahulu. (DG)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*